BANGKA BARAT — Marlina, warga Dusun Parit Prumnas, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga, Bangka Barat, angkat bicara setelah postingannya di Facebook pada 31 Maret 2026 menimbulkan kontroversi.
Dalam pernyataan resmi, Marlina menyampaikan permintaan maaf kepada saudari Ika Wiji Astuti, yang tinggal di belakang Puskesmas Sekar Biru, Parit Tiga.
Ia mengakui bahwa unggahannya tidak tepat, tidak sesuai standar komunitas, dan telah merendahkan martabat Ika dengan menyebutnya sebagai pelakor.
Permintaan ini disampaikan Marlina langsung kepada Ika setelah di mediasi oleh Kades Sekar Biru dan Bhabinkamtibmas bertempat di kantor Desa Sekarang Biru, Selasa (7/4/2026).
“Saya menyadari kesalahan saya. Postingan saya telah menimbulkan ketidaknyamanan dan mempermalukan saudari Ika. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Ika, keluarganya, dan semua pihak yang terdampak,” ungkap Marlina.
Marlina menegaskan bahwa postingan tersebut telah dihapus dan berjanji akan lebih berhati-hati serta bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial ke depannya. Ia berharap permintaan maaf ini dapat diterima dan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kesalahan. (YIP)


















