
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat manajerial, petugas Lapas, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan, serta peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Deklarasi berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh petugas dengan penuh semangat mengucapkan ikrar Zero Halinar sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk pelanggaran. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Deklarasi Zero Halinar Tahun 2026.

Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Saya mengingatkan kepada seluruh petugas untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan solidaritas dalam bekerja. Laksanakan ikrar yang telah kita ucapkan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran serta insan media yang telah mendukung berbagai program Lapas Tanjungpandan.
Sementara itu, petugas Lapas, Raden Yudho Winarto, menyebut deklarasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas dalam bekerja.
Hal senada disampaikan Akbar, peserta magang dari Kemenaker, yang menilai kegiatan ini menjadi pembelajaran penting dalam menjunjung tinggi disiplin dan etika kerja.
Sebagai tindak lanjut, Lapas Tanjungpandan akan meningkatkan pengawasan dan kontrol rutin, serta memperkuat sinergi antar petugas guna mendukung deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Melalui deklarasi ini, diharapkan komitmen Zero Halinar tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam tugas sehari-hari demi mewujudkan Lapas yang bersih, aman, dan berintegritas. (*)
Sumber: Humas Lapas Tanjungpandan
















