Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTeknologi

Giliran Warga Perlang Tolak PLTN di Pulau Gelasa

8
×

Giliran Warga Perlang Tolak PLTN di Pulau Gelasa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

HALOBABEL.COM – Masyarakat Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, menyatakan penolakan keras dan tegas terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) PT Thorcon di Pulau Gelasa atau Kelasa.

Penolakan ini merupakan bentuk bantahan atas klaim sepihak PT Thorcon, yang menyebut sosialisasi pada 19 Desember 2025 telah memperoleh respons positif dari masyarakat Desa Perlang.

Example 300x600

Muhammad Rival, pemuda Desa Perlang, menegaskan klaim tersebut menyesatkan dan berpotensi memecah belah masyarakat.

“Menghadirkan 35 orang lalu mengklaim mendapat persetujuan dari lebih dari 6.000 penduduk Desa Perlang adalah bentuk manipulasi opini publik. Sosialisasi itu tidak pernah mewakili suara masyarakat secara keseluruhan,” tegas Rival, Kamis (8/1/26).

Dikatakan Rival, sosialisasi yang dilakukan PT Thorcon bersifat satu arah, tertutup dan tidak partisipatif, perusahaan hanya memaparkan narasi keuntungan versi mereka.

“Sosialisasi mereka lebih pada satu arah saja, tidak sedikit pun membuka ruang diskusi kritis atau menjelaskan risiko, dampak lingkungan, maupun ancaman keselamatan yang melekat pada proyek PLTN,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya Pulau Kelasa dan perairan sekitarnya selama ini merupakan ruang hidup masyarakat nelayan, tempat mencari sotong, memancing ikan karang, serta lokasi berlindung saat badai.

Wilayah ini juga merupakan habitat penting penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, serta lumba-lumba. Potensi ekologis dan pariwisata ini terancam hancur jika proyek PLTN dipaksakan.

“Pulau Kelasa bukan tanah kosong yang bisa diperlakukan sesuka investor. Ini ruang hidup nelayan, kawasan ekologi penting, dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Mengorbankan semua itu demi proyek berisiko tinggi adalah bentuk ketidakadilan,” terangnya.

Tentunya, lanjut Rival, masyarakat Desa Perlang menyatakan sikap solidaritas penuh terhadap perjuangan masyarakat Desa Batu Beriga, yang menolak pembangunan PLTN dan rencana penambangan laut.

“Masyarakat Batu Beriga akan menjadi pihak yang paling terdampak. Perjuangan mereka adalah perjuangan kita semua. Kami menolak segala bentuk proyek yang mengancam ruang hidup nelayan dan merampas masa depan masyarakat pesisir,” tegas Rival.

Masyarakat Desa Perlang menegaskan bahwa segala bentuk klaim dukungan terhadap PLTN PT Thorcon di Pulau Kelasa tanpa persetujuan luas, dan partisipatif adalah tidak sah dan harus dihentikan.

Penolakan ini adalah peringatan keras agar perusahaan dan pemerintah tidak memaksakan proyek yang berisiko tinggi, merusak lingkungan dan mengorbankan kehidupan masyarakat. (rom/KBC)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *